#2 A Day Trip to Bandung

Kamis, 07 Desember 2017


Halo, it's been so longgg since I posted my 1st blog ever. Di 2nd blogku kali ini, I'm going to share you a lil bit about my trip in Bandung. Even I actually have visited Bandung so many times, I will never get bored of this beautiful city. 

Bandung, kota yang dijuluki Paris Van Java ini memiliki sejuta pesona yang dapat menarik perhatian siapapun yang berkunjung, mulai dari wisata alamnya, tempat nongkrong, jalan-jalan yang penuh dengan history dan masih banyak lagi.

Nah, kalo biasanya hari kemerdekaan dirayakan dengan upacara, 17 agustus 2017 kemaren I and my officemates got a chance to celebrate it in a different way.

Pukul 05.30 janjian ngumpul di kantor, untuk transportasinya kita nyewa mini bus seharga Rp1.800k buat bertiga belas orang. Berangkat dari kantor mulai jam 6.30. Anehnya, firstly we thought that it's gonna be traffic jam everywhere karena pengalaman sebelumnya naik travel ngabisin 8 jam perjalanan, tapi ternyata jalannya mulus-mulus aja. Perjalanan kali ini memakan waktu kira-kira tiga jam. Ini termasuk cepat loh ya kalo naik mobil atau mini bus.

Tempat pertama yang kita kunjungi adalah The Lodge Maribaya. Kalau dari Kota Bandung ke Lembang sendiri agak macet, kira-kira satu jam perjalanan. Sekilas tentang The Lodge Maribaya ini adalah salah satu tempat wisata di Bandung yang hits dan banyak pengunjungnya. Ini semacam tempat foto-foto dengan latar belakang pemandangan alam dengan pohon-pohon pinus. Masuk ke sini kita cukup bayar tiket seharga Rp20k dan tiketnya bisa ditukar dengan susu.


Ada bermacam-macam spot foto seperti sky tree, bamboo sky, zip bike, mountain swing, gantole dan lain-lain. Tapi kita cuma foto di satu spot itupun yang sky tree doang karena ngantrinya panjang banget. Satu spot disini harus nunggu kurang lebih satu jam baru bisa foto, tapi kalo ngantri trus lapar, tenang aja di tempat ngantrinya juga ada jual makanan kok. Oh iya, per spot foto disini juga harus bayar ya, kurang lebih 25k, nanti kita difotoin sm fotografer dari Lodge Maribayanya tapi bisa juga difotoin temen dari bawah dan kalo mau ambil fotonya dihargai per foto Rp10k. 



Habis foto, kita makan siang di salah satu tempat makan di Maribaya (I forget the name). Makanannya prasmanan, enak, cukup terjangkau dan pastinya the place is so instagram-able.  I forget to tell you that sebelumnya kita sudah patungan duit 500k untuk trip ini, include transportasi, makan, dan masuk tempat wisata. 


Setelah makan siang, kita lanjut ke Upside Down Bandung. Itutu yang foto dengan properti terbalik, untuk HTM-nya seharga 100k sepuasnya foto. Di dalam juga ada pengarah gayanya, we spent a lil bit too much time here. Sebenarnya, I ain't really interested with indoor kind of place, I prefer pemandangan alam as the background of my photos tapi still it was really fun.



Setelah itu sini kita makan malam ke Eat Boss Bandung. Tempat disini cozy banget, makanan dan harganya juga pas. I'm so sorry for not capturing the place, menu list and stuff. Setelah itu kita mampir beli oleh-oleh di Kartika Sari dan kembali Jakarta. Sebenarnya banyak tempat yang bisa dikunjungi sih but a day in Bandung ain't enough. Di trip sebelumnya juga I had already visited some places in Bandung such as Rumah Mode, Dusun Bambu, Cikole, Kampus ITB and many more. You can simply check my photos here Ade Resha Raditya

I’ll be back with another Bandung story, just take this short story as a warming up for the next East Java trip story.


#1 Trip to Belitung 4D3N - Day 3 & Day 4

Minggu, 17 September 2017

3rd day is a different day, we gotta wake up at 6a.m karna hari ini kita bakal ngunjungi pulau-pulau yang ngehits kalo di liat di Instagram. Karna bakal ngunjungi beberapa pulau jadi wajib bawa beberapa outfit untuk dipake, terniat banget dah. Nah ngunjungi pulau-pulau ini kita start dari Pantai Kelayang. Perjalanan dari hotel ke pantai memakan waktu kurang lebih satu jam, sebelumnya kalo mau beli makan di luar aja, karna kalau udah masuk pulau harganya udah beda. Sampai di Pantai Kelayang kita udah pesan kapal seharga Rp500k perkapal untuk bertiga, enaknya sih rame-rame biar makin murah. Kalo mau snorkeling nyewa alat snorkeling lagi seharga Rp25k/orang.

Pulau pertama yang kita kunjungi adalah Pulau Batu Berlayar, mostly ciri khas dari pulau-pulau di Belitung ini adalah banyak banget batu-batu yang menjulang tinggi which is very instagramable. Setelah itu kita lanjutin ke Pulau Pasir. Personally, menurutku gak ada yang menarik dari Pulau Pasir ini karna cuma kayak gundukan pasir di tengah-tengah laut gitu, katanya kalo sore juga udah gak ada pulau ini alias ngilang. 


Pulau Batu Berlayar
Pulau Pasir
Nah habis ini, pulau yang satu ini wajib dikunjungi kalau lagi ke Belitung. Pulau Lengkuas, yang bedain pulau lengkuas sama pulau lainnya di Belitung adalah mercusuarnya. Lebih lanjut tentang mercusuarnya bisa di google ya. Di pulau ini kita minum es kelapa muda seharga Rp25k sambil menikmati angin pantai dan foto-foto, di sini panasnya menyengat banget jadi wajib bawa payung ya kalo takut kulitnya gosong hehe. Setelah kurang lebih satu jam kita lanjutin ke spot snorkeling deket dengan pulau lengkuas ini. Honestly, dalam lautnya sih masih lebih bagusan di Pahawang Lampung. Tapi so far pulau-pulau di Belitung juga gak mengecewakan kok.


Pulau Lengkuas
Habis snorkeling, kita diajak untuk mengunjungi beberapa pulau lagi tapi gak sempat turun karna hujan, angin, badai, halilintar, ombak yang bikin hati deg-deg ser dah (Lebay ding). Intinya the weather isn’t good anymore. Jadi kita mutusin untuk balik ke Pantai Kelayang. Sampai di sana, ternyata masih hujan jadi kita berteduh dulu di salah satu warung sambil minum kopi, itung-itung ngeringin badan. Kira-kira jam 1 kita balik ke hotel untuk mandi dan ganti baju karna rencananya mau ke Pantai Laskar Pelangi Tanjung Tinggi sore harinya.
Mandi dan nyolong waktu buat tidur bentar, sekitar jam 5 kita ngunjungi Pantai Tanjung Tinggi, pantai yang dipake shooting Film Laskar Pelangi. Perjalanan dari hotel ke pantai ini memakan waktu 45 menit, datangnya agak sorean biar dapat sunset,
Pantai Tanjung Tinggi
dan fortunately kita datang tepat waktu banget pas sunsetnya keliatan, nah disini kita ga terlalu lama karna udah mau gelap juga, sekitar 30 menit foto-foto, nikmatin sunset bentar langsung balik lagi ke Tanjung Pandan makan Mie Belitung LAGI, do you guys count how many times we eat this traditional food? Habis makan malam kita balik ke hotel dan siap-siap packing karna besoknya udah balik ke Jakarta.


Last day in Belitung, flight sekitar jam 12.30 jadi bangunya agak siangan, sarapannya tetep Mie Belitung haha, habis sarapan kita check out dan minta dijemput ke bandara jam 10.30. Harga tiket pulangnya dua kali lipat daripada harga perginya. Okay here is the story, jadi sebenarnya harga tiket balik kalo beli sekalian pas beli tiket berangkatnya cuma Rp300k tapi kita belinya gak sekalian pulang-pergi jadi harganya lebih mahal karena mungkin mikirnya masih lama juga. Jadi tips lagi kalo beli tiket mending sekalian pulang-pergi ya guys.

Flight jam 12.30 take off gak langsung ke Jakarta, kita transit dulu di Bandara Depati Amir Pangkal Pinang, lama perjalanannya kurang lebih 30 menit, di sini delay lagi kurang lebih jam 5 baru take-off ke Jakarta lama bener ya, lebih lama nunggunya daripada penerbangannya. Setelah 1 jam penerbangan, akhirnya mendarat juga dengan selamat di Jakarta.


Itinerary perjalanannya langsung check it out yaaa
1. Biaya pesawat PP: Rp900k
2. Biaya hotel: Rp900k
3. Biaya kapal: Rp500k
4. Biaya mobil pp bandara-hotel: Rp200k
5. Biaya motor: Rp70k/hari 
Total Biaya: Rp2.780k
Biaya-biaya di atas belum termasuk makan dan lain-lain ya dan bukan biaya per orang ya. 
I've been talkin to much, rite? Sekian dulu ya, Hopefully it's useful enuff untuk kalian yang mau ngetrip ke Belitung. Thank you for reading ☺